Artikel
Edukasi Origami, Inisiatif Mahasiswa KKN-R Tim 53 Latih Motorik dan Kreativitas Anak Desa Menjangan
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim 53 Universitas Diponegoro melaksanakan program sosial kemasyarakatan berupa edukasi origami sebagai pelatihan motorik anak di Desa Menjangan, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan. Program ini dilaksanakan kepada siswa kelas 4 SD Negeri 01 Menjangan sebagai upaya mendukung perkembangan motorik halus, konsentrasi, dan kreativitas anak melalui kegiatan edukatif yang menyenangkan.
Perkembangan motorik halus pada anak usia sekolah dasar memiliki peran penting dalam menunjang kemampuan belajar dan aktivitas sehari-hari. Namun, kegiatan yang melatih koordinasi tangan dan konsentrasi anak masih perlu terus didorong melalui metode pembelajaran yang kreatif dan interaktif.
Menanggapi hal tersebut, mahasiswa KKN-R Tim 53 Universitas Diponegoro, Kamelia Marwah Sundari, mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Jepang, melaksanakan program edukasi origami sebagai sarana pelatihan motorik halus anak. Origami dipilih karena merupakan aktivitas sederhana yang melibatkan ketelitian, koordinasi tangan, serta daya imajinasi anak.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan sosialisasi materi mengenai origami dan manfaatnya bagi perkembangan motorik anak. Selanjutnya, Kamelia memberikan contoh langkah-langkah melipat kertas origami secara bertahap dan mudah dipahami. Anak-anak kemudian diajak untuk mempraktikkan secara langsung pembuatan berbagai bentuk origami dengan pendampingan.
Selama kegiatan berlangsung, siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi. Anak-anak mengikuti setiap instruksi dengan penuh perhatian dan berusaha menyelesaikan bentuk origami sesuai dengan contoh yang diberikan. Pendampingan dilakukan secara intensif untuk memastikan setiap siswa dapat mengikuti proses dengan baik.
“Melalui kegiatan origami ini, kami berharap anak-anak dapat melatih koordinasi tangan, meningkatkan konsentrasi, serta menumbuhkan kreativitas mereka. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi alternatif pembelajaran yang menyenangkan di luar metode belajar konvensional,” ujar Kamelia.
Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa program berjalan dengan baik dan mampu melatih kemampuan motorik halus siswa. Anak-anak tidak hanya mampu mengikuti instruksi dalam proses pembuatan origami, tetapi juga menunjukkan rasa percaya diri dan kreativitas dalam hasil karya yang dibuat.
Melalui program edukasi origami sebagai pelatihan motorik anak, mahasiswa KKN-R Tim 53 Universitas Diponegoro berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam mendukung tumbuh kembang anak Desa Menjangan melalui kegiatan edukatif yang sederhana, kreatif, dan bermakna.
Libur dan Cuti Bersama
Rapat Penetapan APBDes Tahun Anggaran 2026 Desa Menjangan
Pendampingan Digitalisasi UMKM, Peran Mahasiswa KKN-R Tim 53 Dorong Daya Saing Usaha Konveksi Desa Menjangan
Penguatan Kapasitas Hukum UMKM, Upaya Mahasiswa KKN-R Tim 53 Dukung Legalitas Usaha Desa Menjangan
Edukasi Pengelolaan Keuangan Rumah Tangga, Peran Mahasiswa KKN-R Tim 53 Dorong Kemandirian Ekonomi Keluarga
Modul Rocket Stove, Inisiatif Mahasiswa KKN-R Tim 53 Dukung Pemanfaatan Alat yang Aman dan Berkelanjutan
sertijab Ketua RT dan RW Desa Menjangan Masa Bhakti 2025 - 2030
Malam Tirakatan HUT RI ke-80 di Desa Menjangan, Bojong, Kabupaten Pekalongan
Penyaluran Bantuan Beras Bulog
Infografis Perencanaan Wilayah, Kontribusi Mahasiswa KKN-R Tim 53 dalam Membaca Potensi Desa Menjangan
Lelang Bengkok
Pengumuman
Rocket stove, Inovasi Mahasiswa KKN-R Tim 53 Universitas Diponegoro untuk Pengelolaan Sampah Desa Menjangan

